VIRUS WARNING!!! VIRUS WARNING!!! VIRUS WARNING!!! VIRUS WARNING!!!
Dear Internet user,
It seems that the destructive minds who like to invent computer viruses have struck again. A new virus, popularly known as INTERNET EXPLORER 4.0, has been propagating on the Net for several weeks now. MILLIONS of computers have been infected by this insidious virus (mostly PCs, and a few Macintoshes as well.) This virus is one of the MOST DANGEROUS yet unleashed on the computing public!
INTERNET EXPLORER 4.0 is known to have the following horrible effects on infected computers:
• It WASTES an incredible amount of HARD DISK SPACE, space which could otherwise be used for productive applications.
• It causes the infected computer's performance to be DRASTICALLY REDUCED--Pentium machines which are stricken are known to slow down to the speed of a 486.
• It surreptitiously MODIFIES the underlying operating system, causing the CORE FUNCTIONALITY of the instrument to change RADICALLY.
• It, through the use of Trojan-like ALTERATIONS to the core Java APIs, may cause Java applets to MALFUNCTION. These effects are so SEVERE that the designers of Java, Sun Microsystems, are taking LEGAL ACTION against the inventors of this terrible virus.
• It, once installed, is VIRTUALLY IMPOSSIBLE for the average user to remove from the system.
• It is known to create SECURITY HOLES, which can allow unknown users to DELETE or DESTROY files on your hard drive.
• It is known to cause many popular and reliable Internet browsers, such as NETSCAPE NAVIGATOR and NETSCAPE COMMUNICATOR, to not function correctly.
• It is even known to infect NEWLY PURCHASED computers coming from reputable manufacturers like COMPAQ and DELL. These companies have so far been POWERLESS to prevent this virus from being installed on the computers they sell.
• It is known to be UNDETECTABLE by most virus-checking software packages.
The good news is that the JUSTICE DEPARTMENT is currently investigating the rogue hackers who CONCOCTED this destructive virus. They have been traced to a Seattle suburb, and may face fines of ONE MILLION DOLLARS PER DAY for the pernicious manner in which this virus is being distributed. The bad news is that millions of computers have ALREADY BEEN INFECTED. The inventors of this virus even have the gall to gleefully BOAST about this terrible fact on their web site!
Here's what YOU can do:
1) If you see a website with the "Internet Explorer" logo, do **NOT** click on the logo. This can cause this virus to be DOWNLOADED and INSTALLED on your system!
2) If your computer is ALREADY INFECTED, and it's a Windows-based PC, call the technical support hotline at Microsoft (the company which wrote Windows), and ask them for instructions on how to DISABLE and REMOVE this virus. They should have instructions to do so.
I apologize for the URGENT TONE of this message, but only if we WORK TOGETHER can the spread of the dreaded INTERNET EXPLORER 4.0 virus be slowed or stopped.
Sabtu, 02 Mei 2009
TRIK TERHEBAT MENANGANI VIRUS/WORM
TRIK TERHEBAT MENANGANI VIRUS/WORM
Anda terkena worm/virus menyebalkan yang tak satupun antivirus/removal yang Anda punya tak bisa membersihkannya? Jangan format ulang dulu komputer Anda. Ikuti ulasan berikut ini....
Emang apa trik terhebat itu? Apakah bersihkan lewat Safe Mode? Iya, tapi ternyata hal itu hanya berlaku bagi virus/worm luar negeri. Sedangkan virus/worm lokal yang pintar dapat mengaktifkan dirinya lewat Safe Mode dimana trik itu pertama digawangi oleh BRONTOK. Kemudian diikuti oleh virus/worm yang lain.
Lalu apa? Apakah me-rename/menghapus Run-Time Library msvbvm60.dll? Iya, tapi hal itu hanya berlaku bagi Malcode yang dibuat dengan bahasa Visual Basic 6.0. Sedangkan di Indonesia sudah banyak bertebaran virus/worm komputer yang dibuat dengan bahasa C++ dan Delphi. Lagipula para pembuat Malcode sudah belajar untuk menangani hal ini. Yaitu dengan membuat cadangan dari msvbvm60.dll ini, mencegah User mengutak-atik msvbvm60.dll dengan metode pengaksesan (layaknya Anda ketika menulis di suatu document, Anda tidak bisa menghapus maupun me-renamenya), bahkan dengan metode merubah virtual machine yang diperlukan oleh virus/worm VB seperti kasus BLUE FANTASY-ERIKIMO yang meng-copy msvbvm60.dll dengan nama thumbs .db lalu memakai file induk yang sebelumnya sudah di-oprek-oprek hingga mengarahkan virtual machine-nya ke thumbs .db yang sebenarnya adalah msvbvm60.dll.
Jadi apa dong? Apakah membuat anti/removal-nya sendiri. Tapi bagaimana nasib Normal User yang hanya bisa operasi dasar komputer saja? Sedangkan komputernya sedang ber-restart ria setiap 10 menit sekali. Jadi apa?
Yang benar adalah menjadikan Hard-Disk yang terinfeksi oleh virus/worm sebagai slave di komputer lain. Slave? Masa Hard-Disk mau disamain sama babu? Maksudnya begini. Anda bisa mencopot Hard-Disk yang terinfeksi dan pasang di komputer lain sebagai Hard-Disk tambahan. Jadi virus/worm yang ada di Hard Disk Anda tidak bisa berkutik karena OS yang akan digunakan ada di Hard Disk lain.
Tapi Anda harus hati-hati. Jangan sampai komputer yang jadi tumpangan ikut terinfeksi. Cara yang sederhana adalah me-rename sementara msvbvm60.dll yang ada di komputer tumpangan jika Malcode yang ada di Hard Disk Anda dibuat dengan VB6.0. Lalu melalui komputer tumpangan ini bersihkan virus/worm yang ada di Hard-Disk Anda. Cara yang paling mudah adalah menghapus file induknya. Tenang saja, penghapusan tidak akan ditolak karena file induk sedang tidak berproses. Kecuali jika Anda malah menjalankannya. Bisa sial sudah, komputer yang dijadikan tumpangan bisa ikut digentayangi sama virus/worm yang ada di Hard Disk Anda.
Pokoknya langkah trik ini dapat dikatakan sebagai berikut :
~ Copot Hard-Disk yang terinfeksi virus/worm dari komputer Anda.
~ Pasang di komputer lain yang bersih dari virus/worm
~ Pastikan komputer tumpangan memakai hard-disk-nya sendiri.
~ Nyalakan komputer tumpangan.
~ Pastikan Sistem Operasi yang digunakan ada di Hard-Disk yang bersih dengan virus/worm.
~ Melalui komputer tumpangan bersihkan Virus/Worm yang ada di Hard-Disk Anda.
~ Tenang saja, virus/worm tidak akan berkutik di komputer tumpangan.
~ Jika sudah dipastikan bersih pasang kembali Hard-Disk di komputer Anda.
Hey? Artinya kita harus punya kemampuan lebih dalam menganalisa Malcode. Buktinya kita harus tahu keberadaan file induk dari virus/worm yang ada di Hard-Disk kita bukan? Iya, memang iya. Tapi cara inilah yang paling ampuh dari sekian cara yang ada. Kenapa? Coba aja. Jika biasanya (hanya contoh lho..) Folder Options disembunyikan virus/worm maka kita bisa menggunakannya. Jika folder Windows/System tidak bisa dibuka kita bisa membukanya dengan mudah. Pokoknya segala aktivitas yang dilakukan oleh virus/worm akan berhenti. Jadi akan mempermudah kita dalam proses pembersihan.
Trik ini sebaiknya tidak dilakukan oleh seorang Newbie tanpa bimbingan dari seorang Advance User. Soalnya bisa menambah masalah saja jika ada kesalahan. Makanya sampai sekarang saya masih mencari trik yang lebih hebat lagi. Tapi sampai saat ini, trik ini masih yang paling hebat.
Desain Multimedia : http://www.desainmultimedia.com
Versi Online : http://www.desainmultimedia.com/?pilih=lihat&id=153
Anda terkena worm/virus menyebalkan yang tak satupun antivirus/removal yang Anda punya tak bisa membersihkannya? Jangan format ulang dulu komputer Anda. Ikuti ulasan berikut ini....
Emang apa trik terhebat itu? Apakah bersihkan lewat Safe Mode? Iya, tapi ternyata hal itu hanya berlaku bagi virus/worm luar negeri. Sedangkan virus/worm lokal yang pintar dapat mengaktifkan dirinya lewat Safe Mode dimana trik itu pertama digawangi oleh BRONTOK. Kemudian diikuti oleh virus/worm yang lain.
Lalu apa? Apakah me-rename/menghapus Run-Time Library msvbvm60.dll? Iya, tapi hal itu hanya berlaku bagi Malcode yang dibuat dengan bahasa Visual Basic 6.0. Sedangkan di Indonesia sudah banyak bertebaran virus/worm komputer yang dibuat dengan bahasa C++ dan Delphi. Lagipula para pembuat Malcode sudah belajar untuk menangani hal ini. Yaitu dengan membuat cadangan dari msvbvm60.dll ini, mencegah User mengutak-atik msvbvm60.dll dengan metode pengaksesan (layaknya Anda ketika menulis di suatu document, Anda tidak bisa menghapus maupun me-renamenya), bahkan dengan metode merubah virtual machine yang diperlukan oleh virus/worm VB seperti kasus BLUE FANTASY-ERIKIMO yang meng-copy msvbvm60.dll dengan nama thumbs .db lalu memakai file induk yang sebelumnya sudah di-oprek-oprek hingga mengarahkan virtual machine-nya ke thumbs .db yang sebenarnya adalah msvbvm60.dll.
Jadi apa dong? Apakah membuat anti/removal-nya sendiri. Tapi bagaimana nasib Normal User yang hanya bisa operasi dasar komputer saja? Sedangkan komputernya sedang ber-restart ria setiap 10 menit sekali. Jadi apa?
Yang benar adalah menjadikan Hard-Disk yang terinfeksi oleh virus/worm sebagai slave di komputer lain. Slave? Masa Hard-Disk mau disamain sama babu? Maksudnya begini. Anda bisa mencopot Hard-Disk yang terinfeksi dan pasang di komputer lain sebagai Hard-Disk tambahan. Jadi virus/worm yang ada di Hard Disk Anda tidak bisa berkutik karena OS yang akan digunakan ada di Hard Disk lain.
Tapi Anda harus hati-hati. Jangan sampai komputer yang jadi tumpangan ikut terinfeksi. Cara yang sederhana adalah me-rename sementara msvbvm60.dll yang ada di komputer tumpangan jika Malcode yang ada di Hard Disk Anda dibuat dengan VB6.0. Lalu melalui komputer tumpangan ini bersihkan virus/worm yang ada di Hard-Disk Anda. Cara yang paling mudah adalah menghapus file induknya. Tenang saja, penghapusan tidak akan ditolak karena file induk sedang tidak berproses. Kecuali jika Anda malah menjalankannya. Bisa sial sudah, komputer yang dijadikan tumpangan bisa ikut digentayangi sama virus/worm yang ada di Hard Disk Anda.
Pokoknya langkah trik ini dapat dikatakan sebagai berikut :
~ Copot Hard-Disk yang terinfeksi virus/worm dari komputer Anda.
~ Pasang di komputer lain yang bersih dari virus/worm
~ Pastikan komputer tumpangan memakai hard-disk-nya sendiri.
~ Nyalakan komputer tumpangan.
~ Pastikan Sistem Operasi yang digunakan ada di Hard-Disk yang bersih dengan virus/worm.
~ Melalui komputer tumpangan bersihkan Virus/Worm yang ada di Hard-Disk Anda.
~ Tenang saja, virus/worm tidak akan berkutik di komputer tumpangan.
~ Jika sudah dipastikan bersih pasang kembali Hard-Disk di komputer Anda.
Hey? Artinya kita harus punya kemampuan lebih dalam menganalisa Malcode. Buktinya kita harus tahu keberadaan file induk dari virus/worm yang ada di Hard-Disk kita bukan? Iya, memang iya. Tapi cara inilah yang paling ampuh dari sekian cara yang ada. Kenapa? Coba aja. Jika biasanya (hanya contoh lho..) Folder Options disembunyikan virus/worm maka kita bisa menggunakannya. Jika folder Windows/System tidak bisa dibuka kita bisa membukanya dengan mudah. Pokoknya segala aktivitas yang dilakukan oleh virus/worm akan berhenti. Jadi akan mempermudah kita dalam proses pembersihan.
Trik ini sebaiknya tidak dilakukan oleh seorang Newbie tanpa bimbingan dari seorang Advance User. Soalnya bisa menambah masalah saja jika ada kesalahan. Makanya sampai sekarang saya masih mencari trik yang lebih hebat lagi. Tapi sampai saat ini, trik ini masih yang paling hebat.
Desain Multimedia : http://www.desainmultimedia.com
Versi Online : http://www.desainmultimedia.com/?pilih=lihat&id=153
JENIS-JENIS VIRUS
Jenis-jenis virus
Lagi enak-enaknya mengetik tugas kuliah, tiba-tiba komputer menjadi hang dan tidak dapat dioperasikan, itu mungkin salah satu komputer terinfeksi virus. Memang banyak sekali jenis-jenis virus komputer yang dari hari ke hari jam ke jam akan muncul varian-varian baru. Untuk itu dilakukan update file anti virus yang baru secara berkala. Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang sebagian jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di dunia komputer, serta dunia cyber.
1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:
-variant W97M, misal W97M.Pantherpanjang 1234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll
2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakandirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan programbooting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (ex::monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar keseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain selain drive c).
contoh virus :
-varian virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; panjang :520 bytes;
karakteristik : memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign : menginfeksi : Master boot record ; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june 4th/ blood :; menginfeksi : Master boot record dan floopy; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan”Bloody!june 4th 1989″ setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal
dengan “Interrupt interceptor” . virus ini berkemampuan untuk mengendalikan
instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll
4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus,artinya virus ini selalu
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
contoh virus:
-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang file 1963 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll
5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi,
baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
SUMBER:http://gammanet.byethost6.com/jenis-jenis-virus/
Lagi enak-enaknya mengetik tugas kuliah, tiba-tiba komputer menjadi hang dan tidak dapat dioperasikan, itu mungkin salah satu komputer terinfeksi virus. Memang banyak sekali jenis-jenis virus komputer yang dari hari ke hari jam ke jam akan muncul varian-varian baru. Untuk itu dilakukan update file anti virus yang baru secara berkala. Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang sebagian jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di dunia komputer, serta dunia cyber.
1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:
-variant W97M, misal W97M.Pantherpanjang 1234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll
2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakandirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan programbooting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (ex::monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar keseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain selain drive c).
contoh virus :
-varian virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; panjang :520 bytes;
karakteristik : memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign : menginfeksi : Master boot record ; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june 4th/ blood :; menginfeksi : Master boot record dan floopy; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan”Bloody!june 4th 1989″ setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal
dengan “Interrupt interceptor” . virus ini berkemampuan untuk mengendalikan
instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll
4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus,artinya virus ini selalu
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
contoh virus:
-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang file 1963 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll
5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi,
baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
SUMBER:http://gammanet.byethost6.com/jenis-jenis-virus/
Cara menangani Virus
Cara menangani Virus
Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.
Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:
1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.
Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.
4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.
5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:
Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.
Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.
6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.
7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:
- Klik kanan repair.inf
- Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer
SUMBER:http://orisacute.blogspot.com/2009/05/cara-menangani-virus.html
Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.
Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:
1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.
Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.
4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.
5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:
Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.
Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.
6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.
7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:
- Klik kanan repair.inf
- Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer
SUMBER:http://orisacute.blogspot.com/2009/05/cara-menangani-virus.html
Cara menangani Virus Asing
Cara menangani Virus Asing
Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.
• Mencari program anti virus
Cara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru. Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.
• Memakai MSCONFIG
Cara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.
Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.
Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.
Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.
• Memakai Regedit
Dengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnce
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceEx
HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
Jika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.
• Membuat program anti virus sendiri
Cara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.
• Memakai program pemeriksaan proses
Seandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.
Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.
Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.
Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.
PENCEGAHAN
Memakai program anti virus terbaru
Tidak sembarangan memakai Flash Disk
Tidak sembarangan menjalankan program
Memakai Account biasa (Non-Administrato
SUMBER:http://orisacute.blogspot.com/2009/05/cara-menangani-virus-asing.html
Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.
• Mencari program anti virus
Cara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru. Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.
• Memakai MSCONFIG
Cara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.
Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.
Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.
Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.
• Memakai Regedit
Dengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnce
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceEx
HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun
Jika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.
• Membuat program anti virus sendiri
Cara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.
• Memakai program pemeriksaan proses
Seandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.
Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.
Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.
Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.
PENCEGAHAN
Memakai program anti virus terbaru
Tidak sembarangan memakai Flash Disk
Tidak sembarangan menjalankan program
Memakai Account biasa (Non-Administrato
SUMBER:http://orisacute.blogspot.com/2009/05/cara-menangani-virus-asing.html
Berbagai teknik membasmi virus komputer
Berbagai teknik membasmi virus komputer
Salah satu fungsi antivirus adalah mencegah virus menginfeksi komputer. Meski
saat ini banyak antivirus yang mempunyai proactive detection ( kemampuan
mendeteksi virus baru yang belum masuk database virus ) yang bagus, tetapi jika
komputer sudah terinfeksi virus, biasanya antivirus yang ter-install tidak bisa
berbuat banyak.
Mengapa seperti itu ? Ya, jika Komputer sudah terinfeksi virus, biasanya hal
pertama yang dilakukan virus adalah menon-aktifkan antivirus yang ada, jika
tidak berhasil maka virus akan mencegah antivirus untuk menghapus dirinya. Lalu
bagaimana jika hal ini terjadi ?
Ada beberapa cara jika komputer sudah terinfeksi virus, dan virus yang sudah
terinstall tidak sanggup menanganinya.
1. Install atau gunakan antivirus lain
Jika masih bisa di install Antivirus lain, maka sebaiknya di coba. Gunakan
program antivirus yang terbaru, langsung scan jika sudah selesai install atau
akan lebih baik jika di update terlebih dahulu. Mungkin untuk kebanyakan
antivirus hal ini tidak berhasil, karena virus biasanya sudah mengantisipasi
hal ini.
Alternatifnya, gunakan antivirus baru. Misalnya RISING Antivirus 2008 Free
Edition http://www.freerav.com, yang baru saja di release. Antivirus ini cukup
bagus, sebelumnya saya pernah menginstall komputer teman dengan Avira yang
ternyata sudah terkena virus, sehingga installasi tidak berhasil. Kemudian saya
coba antivirus ini dan bisa mendeteksi virus yang menginfeksi komputer.
2. Scan Hardisk di Komputer lain
Jika mempunyai beberapa komputer atau ada teman yang mempunyai komputer dengan
antivirus yang selalu update, maka cobalah scan di komputer tersebut. Cara
terbaik adalah dengan melepas hardisk dan dipasang di komputer teman tersebut,
kemudian baru di scan secara menyeluruh.
Hal ini memang memerlukan ilmu tentang pasang memasang hardisk (teknis mengenai
perangkat komputer), sehingga mungkin jika belum pernah akan mengalami
kesulitan. Sebaiknya ditanyakan ke teman yang lebih tahu. Selain itu hal ini
biasanya tidak bisa dilakukan di Laptop yang masih garansi, karena jika melepas
hardisk, maka biasanya merusak label garansi di Laptop tersebut. Jadi mungkin
dengan cara ketiga.
3. Scan dengan antivirus di Bootable CD
Bootable CD yang dimaksud disini merupakan CD yang berisi sistem operasi (baik
sederhana maupun kompleks) yang bisa dijalankan komputer tanpa memerlukan
hardisk. Dengan begitu, semua program yang ada di hardisk, termasuk virus
dijamin tidak bisa berjalan, tetapi bisa diakses melalui Bootable CD ini.
Ada beberapa Bootable CD Gratis yang sudah disertakan antivirus dan bisa
dimanfaatkan, antara lain :
Ultimatebootcd (UBCD), Bootable CD ini berbasis DOS, sehingga mungkin bagi yang
belum terbiasa akan kesulitan. Selain itu Antivirus yang disertakan hanya
F-Prot Antivirus for DOS ( Virus definition: 4 May 2007), McAfee Antivirus
Scanner 4.40.0 (Virus definition: 3 May 2007) dan BugHunter. Sehingga
sepertinya tidak mencukupi karena tidak update lagi. Download dan selengkapnya
di http://www.ultimatebootcd.com
UBCD4Win (Ultimate Boot CD for Windows). Ini merupakan pengembangan dari UBCD,
dan sudah berbasis windows XP sehingga lebih memudahkan penggunanya. Tetapi
untuk membuat Bootable CD-nya diperlukan CD Instalasi Windows XP. Ukurannya
cukup besar, yaitu sekitar 230 MB. Informasi selengkapnya bisa dibaca artikel
tentang UBCD for Windows disini. Untuk download bisa didapat di
http://www.ubcd4win.com.
AntiVir Rescue System, Bootable CD ini berbasis Linux. Dibanding Bootable CD
sebelumnya, AntiVir Rescue System merupakan Bootable CD yang khusus menangani
virus, selain itu aplikasi ini selalu update, bahkan mungkin setiap hari selalu
ada tambahan virus baru, sehingga sangat bermanfaat. Download di
http://www.avira.com/en/support/support_downloads.html
Jika hanya digunakan untuk menangani virus, maka AntiVir Rescue System lebih
unggul. Selain besarnya hanya sekitar 55 MB (UBCD4Win sekitar 230 MB) AntiVir
Rescue System senantiasa update, sehingga lebih mampu mendeteksi virus-virus
baru. Tetapi jika memerlukan aplikasi lain, untuk perbaikan, recovery, mengecek
hardware dan lainnya, maka UBCD4Win jelas lebih unggul.
Tetapi sayang untuk AntiVir Rescue System, ketika saya mencoba versi 11 Juli
2008 kemarin belum bisa digunakan, dan muncul tulisan bahwa ini versi DEMO.
Setelah cai-cari informasi di forum, sepertinya memang ada yang salah dengan
filenya (ISO). Dan sepertinya perbaikan baru akan dirilis September 2008 nanti.
Sampai saat ini saya belum mencobanya lagi
4. Scan dan hapus virus secara manual
Cara ini bisa dilakukan bagi yang sudah cukup familiar dengan Sistem operasi
khususnya windows, berbagai teknik virus (menyebar, menginfeksi dll), berbagai
informasi tentang file atau directory komputer dan lainnya. Cara ini sebaiknya
dilakukan melalui Bootable CD ( bisa digunakan Bootable CD dari cara ke 3
diatas atau dengan Linux Live CD seperti Ubuntu, Knoppix dan lainnya.
5. Install ulang
Ini mungkin alternatif terakhir jika cara-cara diatas tidak bisa atau ingin
cara cepat. Tetapi dengan selesainya install ulang tidak menjamin komputer
bebas virus lagi, bisa saja virus menginfeksi program lainnya yang di install
kemudian. Selain itu jika kita sudah meng-install program komputer yang cukup
banyak, maka bisa jadi install ulang memerlukan waktu cukup lama dan melelahkan.
Cara ini mungkin juga tidak bisa dilakukan jika komputer/laptop sudah di
install Sistem operasi sejak kita beli (Software OEM), karena biasanya tidak
disertakan CD Instalasinya. Yang jelas jika ingin menginstall ulang, pastikan
CD Driver komputer/laptop sudah tersedia. Selain itu sebaiknya diketahui dulu
virus apa yang menginfeksi komputer sebelum menginstall ulang.
Cara Lain ?
Ya mungkin masih ada cara lain, seperti scan online, format hardisk (cara
ekstrim sepertinya..) atau cara-cara lain. Jika ada masukan cara lain membasmi
virus yang terlanjur menginfeksi komputer silahkan dilengkapi.
Semoga artikel ini bermanfaat
Thinking accounting software? Think FAST! future accounting system
LAO TZU – father of Taoism: “… Jika engkau hanya mengerjakan segala sesuatu
sebatas apa yang diharapkan darimu, engkau tak ubahnya seorang budak. Namun,
jika engkau mengerjakannya lebih dari yang diharapkan, barulah engkau menjadi
manusia bebas.”
www.rumahvenus.com
Wina
SUMBER:http://www.mail-archive.com/bisnis_center@
Salah satu fungsi antivirus adalah mencegah virus menginfeksi komputer. Meski
saat ini banyak antivirus yang mempunyai proactive detection ( kemampuan
mendeteksi virus baru yang belum masuk database virus ) yang bagus, tetapi jika
komputer sudah terinfeksi virus, biasanya antivirus yang ter-install tidak bisa
berbuat banyak.
Mengapa seperti itu ? Ya, jika Komputer sudah terinfeksi virus, biasanya hal
pertama yang dilakukan virus adalah menon-aktifkan antivirus yang ada, jika
tidak berhasil maka virus akan mencegah antivirus untuk menghapus dirinya. Lalu
bagaimana jika hal ini terjadi ?
Ada beberapa cara jika komputer sudah terinfeksi virus, dan virus yang sudah
terinstall tidak sanggup menanganinya.
1. Install atau gunakan antivirus lain
Jika masih bisa di install Antivirus lain, maka sebaiknya di coba. Gunakan
program antivirus yang terbaru, langsung scan jika sudah selesai install atau
akan lebih baik jika di update terlebih dahulu. Mungkin untuk kebanyakan
antivirus hal ini tidak berhasil, karena virus biasanya sudah mengantisipasi
hal ini.
Alternatifnya, gunakan antivirus baru. Misalnya RISING Antivirus 2008 Free
Edition http://www.freerav.com, yang baru saja di release. Antivirus ini cukup
bagus, sebelumnya saya pernah menginstall komputer teman dengan Avira yang
ternyata sudah terkena virus, sehingga installasi tidak berhasil. Kemudian saya
coba antivirus ini dan bisa mendeteksi virus yang menginfeksi komputer.
2. Scan Hardisk di Komputer lain
Jika mempunyai beberapa komputer atau ada teman yang mempunyai komputer dengan
antivirus yang selalu update, maka cobalah scan di komputer tersebut. Cara
terbaik adalah dengan melepas hardisk dan dipasang di komputer teman tersebut,
kemudian baru di scan secara menyeluruh.
Hal ini memang memerlukan ilmu tentang pasang memasang hardisk (teknis mengenai
perangkat komputer), sehingga mungkin jika belum pernah akan mengalami
kesulitan. Sebaiknya ditanyakan ke teman yang lebih tahu. Selain itu hal ini
biasanya tidak bisa dilakukan di Laptop yang masih garansi, karena jika melepas
hardisk, maka biasanya merusak label garansi di Laptop tersebut. Jadi mungkin
dengan cara ketiga.
3. Scan dengan antivirus di Bootable CD
Bootable CD yang dimaksud disini merupakan CD yang berisi sistem operasi (baik
sederhana maupun kompleks) yang bisa dijalankan komputer tanpa memerlukan
hardisk. Dengan begitu, semua program yang ada di hardisk, termasuk virus
dijamin tidak bisa berjalan, tetapi bisa diakses melalui Bootable CD ini.
Ada beberapa Bootable CD Gratis yang sudah disertakan antivirus dan bisa
dimanfaatkan, antara lain :
Ultimatebootcd (UBCD), Bootable CD ini berbasis DOS, sehingga mungkin bagi yang
belum terbiasa akan kesulitan. Selain itu Antivirus yang disertakan hanya
F-Prot Antivirus for DOS ( Virus definition: 4 May 2007), McAfee Antivirus
Scanner 4.40.0 (Virus definition: 3 May 2007) dan BugHunter. Sehingga
sepertinya tidak mencukupi karena tidak update lagi. Download dan selengkapnya
di http://www.ultimatebootcd.com
UBCD4Win (Ultimate Boot CD for Windows). Ini merupakan pengembangan dari UBCD,
dan sudah berbasis windows XP sehingga lebih memudahkan penggunanya. Tetapi
untuk membuat Bootable CD-nya diperlukan CD Instalasi Windows XP. Ukurannya
cukup besar, yaitu sekitar 230 MB. Informasi selengkapnya bisa dibaca artikel
tentang UBCD for Windows disini. Untuk download bisa didapat di
http://www.ubcd4win.com.
AntiVir Rescue System, Bootable CD ini berbasis Linux. Dibanding Bootable CD
sebelumnya, AntiVir Rescue System merupakan Bootable CD yang khusus menangani
virus, selain itu aplikasi ini selalu update, bahkan mungkin setiap hari selalu
ada tambahan virus baru, sehingga sangat bermanfaat. Download di
http://www.avira.com/en/support/support_downloads.html
Jika hanya digunakan untuk menangani virus, maka AntiVir Rescue System lebih
unggul. Selain besarnya hanya sekitar 55 MB (UBCD4Win sekitar 230 MB) AntiVir
Rescue System senantiasa update, sehingga lebih mampu mendeteksi virus-virus
baru. Tetapi jika memerlukan aplikasi lain, untuk perbaikan, recovery, mengecek
hardware dan lainnya, maka UBCD4Win jelas lebih unggul.
Tetapi sayang untuk AntiVir Rescue System, ketika saya mencoba versi 11 Juli
2008 kemarin belum bisa digunakan, dan muncul tulisan bahwa ini versi DEMO.
Setelah cai-cari informasi di forum, sepertinya memang ada yang salah dengan
filenya (ISO). Dan sepertinya perbaikan baru akan dirilis September 2008 nanti.
Sampai saat ini saya belum mencobanya lagi
4. Scan dan hapus virus secara manual
Cara ini bisa dilakukan bagi yang sudah cukup familiar dengan Sistem operasi
khususnya windows, berbagai teknik virus (menyebar, menginfeksi dll), berbagai
informasi tentang file atau directory komputer dan lainnya. Cara ini sebaiknya
dilakukan melalui Bootable CD ( bisa digunakan Bootable CD dari cara ke 3
diatas atau dengan Linux Live CD seperti Ubuntu, Knoppix dan lainnya.
5. Install ulang
Ini mungkin alternatif terakhir jika cara-cara diatas tidak bisa atau ingin
cara cepat. Tetapi dengan selesainya install ulang tidak menjamin komputer
bebas virus lagi, bisa saja virus menginfeksi program lainnya yang di install
kemudian. Selain itu jika kita sudah meng-install program komputer yang cukup
banyak, maka bisa jadi install ulang memerlukan waktu cukup lama dan melelahkan.
Cara ini mungkin juga tidak bisa dilakukan jika komputer/laptop sudah di
install Sistem operasi sejak kita beli (Software OEM), karena biasanya tidak
disertakan CD Instalasinya. Yang jelas jika ingin menginstall ulang, pastikan
CD Driver komputer/laptop sudah tersedia. Selain itu sebaiknya diketahui dulu
virus apa yang menginfeksi komputer sebelum menginstall ulang.
Cara Lain ?
Ya mungkin masih ada cara lain, seperti scan online, format hardisk (cara
ekstrim sepertinya..) atau cara-cara lain. Jika ada masukan cara lain membasmi
virus yang terlanjur menginfeksi komputer silahkan dilengkapi.
Semoga artikel ini bermanfaat
Thinking accounting software? Think FAST! future accounting system
LAO TZU – father of Taoism: “… Jika engkau hanya mengerjakan segala sesuatu
sebatas apa yang diharapkan darimu, engkau tak ubahnya seorang budak. Namun,
jika engkau mengerjakannya lebih dari yang diharapkan, barulah engkau menjadi
manusia bebas.”
www.rumahvenus.com
Wina
SUMBER:http://www.mail-archive.com/bisnis_center@
TENTANG VIRUS
TENTANG VIRUS
| \\ \___\ Y / | \
/_______ / \______ /\___|_ /\_______ /
\/ \/ \/ \/
.OR.ID
ECHO-ZINE RELEASE
04
Author: y3dips || y3dips@echo.or.id || y3d1ps@telkom.net
Online @ www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id
== VIRUS Komputer ==
PENGANTAR
Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan
jaringan ( internet ) sudah sangat sering mendengar istilah ‘virus’ yang
terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenai
virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat kita semua mengerti dan
memahami tentang virus.
A.ASAL MUASAL VIRUS
1949, John Von Neuman, menggungkapkan " teori self altering automata "
yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.
1960, lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori
yang diungkapkan oleh john v neuman, mereka bermain-main dengan teori
tersebut untuk suatu jenis permainan/game. Para ahli tersebut membuat
program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program
buatan lawan.Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program
lain, maka akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya
menjadi permainan favorit ditiap-tiap lab komputer.semakin lama mereka
pun sadar dan mulai mewaspadai permainan ini dikarenakan program yang
diciptakan makin lama makin berbahaya, sehingga mereka melakukan
pengawasan dan pengamanan yang ketat.
1980, program tersebut yang akhirnya dikenal dengan nama "virus" ini
berhasil menyebar diluar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di
dunia cyber.
1980, mulailah dikenal virus-virus yang menyebar di dunia cyber.
B.PENGERTIAN VIRUS
" A program that can infect other programs by modifying them to include
a slighty altered copy of itself.A virus can spread throughout a computer
system or network using the authorization of every user using it to
infect their programs. Every programs that gets infected can also act as
a virus that infection grows “
( Fred Cohen )
Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di
Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa
persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi
memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu
virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah,
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini,
virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah
terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan
ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari
pembahasan mengenai virus ini.
C.KRITERIA VIRUS
Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar benar
virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :
1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
4. Kemampuannya melakukan manipulasi
5. Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap
-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.
1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam
suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa
saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua
file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan
mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/
data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa
ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan
pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila
komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program
bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .
2.Kemampuan memeriksa suat program
Suatu virus juga harus bias untuk memeriksa suatu program yang akan
ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia
harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum,
karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat
berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan
menginfeksi suatu file/program.Yang umum dilakukan oleh virus adalah
memiliki/ memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi
sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut . Contoh penandaan
adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik disetiap file yang
telah terinfeksi.
3.Kemampuan untuk menggandakan diri
Kalo ini emang virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus.
Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari
program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya
(baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya,
jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari
dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/ file tersebut,dan
seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program
yang diinfeksi. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk
menulari/ menggandakan dirinya adalah:
a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian
diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus
tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung
menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program
yang ada.
4.Kemampuan mengadakan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus
menulari suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat beragam
mulai dari yang teringan sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan
untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini
memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System) ,
sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem
operasi. misal:
a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari
drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb
5.Kemampuan Menyembunyikan diri
Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua
pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.
langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan
program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record atau track yang jarang
diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak
berubah ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file
-dll
D.SIKLUS HIDUP VIRUS
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi
tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya
program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini
o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau
ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap
program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)
o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa
kondisi seperti pada Dormant phase
o Execution phase ( Fase Eksekusi )
Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya.
Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
E.JENIS – JENIS VIRUS
Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba
memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran
di dunia cyber.
1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis
dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa
pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada
komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada
komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:
-variant W97M, misal W97M.Panther
panjang 1234 bytes,
akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW
panjang 41984 bytes,
akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya
berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll
2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan
dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program
booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori
dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar
(ex::monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar
eseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain
selain drive c).
contoh virus :
-varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;
panjang :520 bytes;
karakteristik : memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign :
menginfeksi : Master boot record ;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june 4th/ bloody!:
menginfeksi : Master boot record dan floopy;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan"Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal
dengan "Interrupt interceptor" . virus ini berkemampuan untuk mengendalikan
instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll
4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus,artinya virus ini selalu
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
contoh virus:
-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang file 1963 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll
5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi,
baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
F.BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus
computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai
cara, diantaranya:
1.Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk
dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya.
Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk
ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program
yang mengandung virus.
3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di
sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah
tertanam virus didalamnya.
5.Attachment pada Email, transferring file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment
dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk
berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan
seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.
G.PENANGULANGANNYA
1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
o Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak
perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
o Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan,
mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda
bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan
Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb
2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi
o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket,
jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda
mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable
dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda,
dengan cara:
- Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
- Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan
berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini,
cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk
anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya
maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus
updatean terbaru.
o Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan
segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs
-situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus
update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
o Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat
ulang komputer anda .
PENUTUP
Semoga pembahasan mengenai Virus ini dapat memberikan manfaat khususnya
bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan
ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik
dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.
REFERENSI
1.[ Stallings, William ],“CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY,principle
and practice: second edition ” ,Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
2.[ Salim, IR.Hartojo ],“Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-
langkah penaggulangannya ,Andi OFFSET,Yogyakarta , 1989.
3.[ Amperiyanto, Tri ],“Bermain-main dengan Virus Macro”,Elex Media
Komputindo, Jakarta,2002
4.[ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version
5.[ y3dips ],“pernak pernik Virus”,http://ezine.echo.or.id,Jakarta,2003
6.“ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”
| \\ \___\ Y / | \
/_______ / \______ /\___|_ /\_______ /
\/ \/ \/ \/
.OR.ID
ECHO-ZINE RELEASE
04
Author: y3dips || y3dips@echo.or.id || y3d1ps@telkom.net
Online @ www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id
== VIRUS Komputer ==
PENGANTAR
Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan
jaringan ( internet ) sudah sangat sering mendengar istilah ‘virus’ yang
terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenai
virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat kita semua mengerti dan
memahami tentang virus.
A.ASAL MUASAL VIRUS
1949, John Von Neuman, menggungkapkan " teori self altering automata "
yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.
1960, lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori
yang diungkapkan oleh john v neuman, mereka bermain-main dengan teori
tersebut untuk suatu jenis permainan/game. Para ahli tersebut membuat
program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program
buatan lawan.Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program
lain, maka akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya
menjadi permainan favorit ditiap-tiap lab komputer.semakin lama mereka
pun sadar dan mulai mewaspadai permainan ini dikarenakan program yang
diciptakan makin lama makin berbahaya, sehingga mereka melakukan
pengawasan dan pengamanan yang ketat.
1980, program tersebut yang akhirnya dikenal dengan nama "virus" ini
berhasil menyebar diluar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di
dunia cyber.
1980, mulailah dikenal virus-virus yang menyebar di dunia cyber.
B.PENGERTIAN VIRUS
" A program that can infect other programs by modifying them to include
a slighty altered copy of itself.A virus can spread throughout a computer
system or network using the authorization of every user using it to
infect their programs. Every programs that gets infected can also act as
a virus that infection grows “
( Fred Cohen )
Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di
Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa
persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi
memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu
virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah,
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini,
virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah
terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan
ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari
pembahasan mengenai virus ini.
C.KRITERIA VIRUS
Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar benar
virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :
1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
4. Kemampuannya melakukan manipulasi
5. Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap
-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.
1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam
suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa
saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua
file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan
mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/
data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa
ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan
pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila
komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program
bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .
2.Kemampuan memeriksa suat program
Suatu virus juga harus bias untuk memeriksa suatu program yang akan
ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia
harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum,
karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat
berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan
menginfeksi suatu file/program.Yang umum dilakukan oleh virus adalah
memiliki/ memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi
sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut . Contoh penandaan
adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik disetiap file yang
telah terinfeksi.
3.Kemampuan untuk menggandakan diri
Kalo ini emang virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus.
Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari
program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya
(baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya,
jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari
dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/ file tersebut,dan
seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program
yang diinfeksi. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk
menulari/ menggandakan dirinya adalah:
a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian
diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus
tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung
menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program
yang ada.
4.Kemampuan mengadakan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus
menulari suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat beragam
mulai dari yang teringan sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan
untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini
memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System) ,
sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem
operasi. misal:
a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari
drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb
5.Kemampuan Menyembunyikan diri
Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua
pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.
langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan
program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record atau track yang jarang
diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak
berubah ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file
-dll
D.SIKLUS HIDUP VIRUS
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi
tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya
program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini
o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau
ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap
program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)
o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa
kondisi seperti pada Dormant phase
o Execution phase ( Fase Eksekusi )
Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya.
Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb
E.JENIS – JENIS VIRUS
Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba
memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran
di dunia cyber.
1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis
dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa
pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada
komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada
komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:
-variant W97M, misal W97M.Panther
panjang 1234 bytes,
akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW
panjang 41984 bytes,
akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya
berekstensi *.DOT dan *.DOC
-dll
2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan
dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program
booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori
dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar
(ex::monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar
eseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain
selain drive c).
contoh virus :
-varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;
panjang :520 bytes;
karakteristik : memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign :
menginfeksi : Master boot record ;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june 4th/ bloody!:
menginfeksi : Master boot record dan floopy;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan"Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal
dengan "Interrupt interceptor" . virus ini berkemampuan untuk mengendalikan
instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
baik secara penuh ataupun ukurannya .
contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll
4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus,artinya virus ini selalu
berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah
strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
contoh virus:
-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang file 1963 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll
5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi,
baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi
dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-
file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
F.BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus
computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai
cara, diantaranya:
1.Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk
dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya.
Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk
ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program
yang mengandung virus.
3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di
sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah
tertanam virus didalamnya.
5.Attachment pada Email, transferring file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment
dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk
berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan
seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.
G.PENANGULANGANNYA
1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
o Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak
perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
o Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan,
mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda
bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan
Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb
2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi
o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket,
jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda
mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable
dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda,
dengan cara:
- Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
- Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan
berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini,
cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk
anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya
maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus
updatean terbaru.
o Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan
segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs
-situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus
update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
o Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat
ulang komputer anda .
PENUTUP
Semoga pembahasan mengenai Virus ini dapat memberikan manfaat khususnya
bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan
ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik
dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.
REFERENSI
1.[ Stallings, William ],“CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY,principle
and practice: second edition ” ,Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
2.[ Salim, IR.Hartojo ],“Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-
langkah penaggulangannya ,Andi OFFSET,Yogyakarta , 1989.
3.[ Amperiyanto, Tri ],“Bermain-main dengan Virus Macro”,Elex Media
Komputindo, Jakarta,2002
4.[ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version
5.[ y3dips ],“pernak pernik Virus”,http://ezine.echo.or.id,Jakarta,2003
6.“ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”
Langganan:
Postingan (Atom)
